Tanya Pada Diri

Kepada langit kulemparkan tanya,

hening tercipta di ruang lagu cinta.

Hingar bingar di kiri dan kanan,

seorang gadis duduk mengemis meminta.

 

Ironis.

Tampak senyum palsu di wajah seorang pelawak,

mengembang diantara ketegaran dan kepura - puraan.

 

Semangat kata mereka.

Tujuan ucapan menyangkal masalah,

malah bohong yang terucap.

 

Pujangga mundur dari kehidupan,

merenung, berpikir.

Meski hidup terlihat mapan,

dari manusia lebih baik melipir.

 

Tak jarang mengutuki takdir,

banyak tahun dibuang ke tempat sampah.

Mencari kesana kemari dimana adil,

mencari mati dibawah sumpah.

 

Dinding retak tak bisa sambung patuh,

pecahan kaca tak bisa kembali utuh.

Tapi tawaran lembaran baru datang setiap subuh,

‘tuk memulai dengan langkah baru.

 

Sadar sudah adil dicipta sendiri,

membenarkan diri bukan situasi.

Memeluk rotasi hidup sepenuh,

temui gelap masih ada terang suluh.

Ricco Nicholas