Engkaukah Dia?

Lupakan kisahmu sejenak,
nikmati malam bertabur bintang.
Seperti ibu memeluk sang anak,
aku dan dirimu tak ada lagi ruang.

Dasar batin menyeruak tidak,
meski mata ini adalah jahat.
Birahi buat diri jadi budak,
sukarela ku masuk liang lahat.

Dirimu,
datang seraya membawa cahaya,
yang lama kutunggu dalam maya.

Tanyaku,
engkaukah dia?
yang dijanjikan nya bagiku?

Tak jarang ragu ini timbul,
salah langkah lagi bisa buatku mati.
Otak berasap mengebul,
berharap kau memang untukku nanti.

Iman pun butuh diyakinkan,
hingga ragu dan ketir itu sirna.
Rahasia perlahan akan disingkapkan,
oleh ruang mata dari nirwana.

Ricco Nicholas