Bung Jokowi & Bung Ahok

Lama menunggu bunda menanti,

air jatuh dari mata pertiwi.

Tanah kaya yang mati,

tidur terlelap semu dalam bui.

 

Anak bejat banyak keluar dari rahim,

bertahun - tahun, berabad - abad.

Rendahnya lebih dari seorang kasim

menggerogoti permata bumi seperti kiamat.

 

Jutaan doa terbumbung ke langit.

Tangisan peri rindu lihat untuk bangkit.

Bosan kami dengan neraka,

padahal tahu ini adalah surga.

 

Tetiba saja….

 

Dua orang gila merobek awan,

seperti sakit rabies lupa diri,

memperlihatkan bahwa surga tak diam,

diutusnya prajurit terbaik bagi ibu pertiwi.

 

Tak lagi….

 

Lama menunggu bunda menanti,

‘tuk dua orang dipanggil ‘BUNG’ lagi.